Punya BF posesif? Lebih baik tinggalkan saja

Kamu mungkin pernah mengalami kegalauan akut karena punya pacar yang terus-menerus tanya kabar kamu sedang jalan dengan siapa, agenda harianmu apa saja bahkan kalau bertemu, dia ngecekin hape dan email-emailmu. Hati-hati, bisa jadi pacar kamu itu cemburu berlebihan hingga menjurus posesif sama kamu. Sikap posesif ini bisa timbul karena ada perasaan insecure dan pikiran obsesif terhadapmu. Tentu ini kamu berfikir kalau dia menunjukkan rasa sayang yang besar untukmu. Tapi apa benar demikian?

Cowok (atau mungkin juga cewek), kalo udah sayang, apapun akan dilakukan untuk membuat pasangannya aman dan nyaman. Itu wajar, mereka harus saling melindungi, saling percaya, dan tentunya nyaman untuk kedua pihak. Tapi faktanya adalah, lambat laun dalam suatu hubungan akan terjadi suatu masalah. Entah itu pudarnya rasa percaya, bercanda gak se asik dulu, ngobrol gak senyambung dulu, bertemu tak seantusias dulu, curhat gak seseru dulu, dan seterusnya dan sebagainya.
Salah satu faktor yang bikin suatu hubungan berubah adalah ketika salah satu pihak atau bahkan keduanya menjadi posesif. Posesif disini dalam artian berlebihan, susah percaya, terlalu mengatur, menjauhkan pasangannya dengan lingkungan sosial, mengecek semua chat, dsb. Seakan gak ada lagi ruang untuk privasi masing-masing. Dan itu . . . kalo gw boleh bilang, bukan rasa sayang sesungguhnya. Itu hanya kedok untuk mencari kesalahan pasangan, atau karena dia takut kehilangan pasangannya karena sudah tidak sanggup lagi mencinta, tak tau lagi cara menyayangi.
Setiap orang punya rasa cemburu ya pastinya. Kalo gak ada rasa cemburu mungkin dia batu batre. Setiap orang punya rasa cemburu, termasuk cowok.

Pada kenyataannya, dari waktu ke waktu berpasangan atau berhubungan adalah proses negosiasi yang terus menerus dilakukan. Karena bagaimanapun menyatukan dua orang yang sering kali memiliki keinginan yang berbeda bukan hal mudah. Tantangan akan selalu muncul. Dalam proses negosiasi ini tentu kamu dan pasanganmu mengungkapkan apa saja yang menjadi keinginan dan bagaimana bersikap satu sama lain. Kalau pacar kamu mulai posesif dan kamu tidak nyaman dengan itu, coba kamu mulai bangun diskusi hal-hal apa yang membuat dia demikian.

Tentu saja sikap keposesifan pacar kamu akan sangat mempengaruhi ruang gerak kamu untuk menjadi manusia yang mandiri dan independen. Memiliki pasangan bukan berarti kamu tidak bisa mandiri dan independen kan? Hal lain yang perlu kamu pertimbangkan juga jika pasanganmu posesif dengan membatasi pergaulanmu, maka kamu perlu berfikir lagi apakah pacar kamu memiliki kepercayaan kepadamu? Kepercayaan adalah hal yang paling utama di dalam hubungan bukan? Ya tentu saja. Kepercayaan dibangun dalam jangka waktu yang panjang. Namun, bukan berarti butuh bertahun-tahun. Kalau kamu tidak bisa dipercaya sama pacarmu padahal kamu sudah menunjukkan tingkat loyalitasmu kepadanya. Mungkin kamu perlu berfikir ulang untuk memikirkan hubunganmu dengannya.

Bagaimanapun, otonomi kamu atas dirimu sendiri dan kebahagiaanmu adalah hal yang utama di dalam kehidupan. Jika kamu yakin pacar posesifmu tidak baik untuk kemajuan dirimu. Maka tinggalkan saja, karena masih banyak laki-laki lain di luar sana bukan?