Curhatan seorang GAY

Gay atau homo disebut juga kecenderungan seksual dengan sesama jenis laki-laki. Para gay biasanya mudah dikenali melalui penampilan mereka termasuk juga sikap dan gaya bicara mereka. Kehidupan para gay juga termasuk dalam kategori urban.
Aniway, setiap membahas tentang gay, Ntah kenapa pikiran gue selalu kacau. Kehidupan gay itu selalu ada di kehidupan gue. Bukan, bukan karena gue suka deket ama gay. Tapi, gay lah yang selalu menggaggu kehidupan gue. Di mulai dari ejekan para temen2 dan keluarga yang ngatain gue GAY (karena belum ada pacar sampai saat ini), orang GAY yang selalu mengganggu hidup gue sampai2 dia nelpon2 gue (ceritanya bakal ada di buku gue, insyaallah), dan sampai2 gue pun mempunyai seorang temen GAY.
Sebelumnya, gue sudah pernah posting tentang pembuktian kenormalan gue sebagai lelaki tulen. Disana gue juga udah pernah membahas soal ciri2 para gay. Nah, di postingan ini gue bakal cerita tentang curhatan dari temen gue yang gay. Jadi, gue harap kalian yang baca jangan sampai geli2 gimanaaaa gitu.

“Ngapain lu bahas2 masalah gay mad?”
“Gue cuma mau berbagi cerita aja mengenai masalah ini.”
“Gue curiga, jangan2 elo…..”
#Gampar
Aniway, ini cerita pengakuan gue sewaktu duduk di bangku SMA. Sebut saja namanya Michael. yap, si Michael yang gue maksud temen gue yang gay. Gue kenalan ama Michael biasa2 aja. Awalnya gue gak tahu klo si Michael ini ternyata suka ama Jeruk. Syukur2 si Michael gak berani ngegodain gue. Karena gue selalu pasang wajah sok galak ke dia. Gue selalu sirik ama si michael. Bukan, bukan gue sirik karena dia hebat menjerat para lelaki. Tapi, gue sirik karena dia bisa menjerat wanita2 kece. Heran kan???

“Loh, katanya michael makan jeruk. kok, malah menjerat hati wanita”

Jadi gini, si Michael ini dulunya pernah punya pacar wanita. Gue juga pernah iseng2 cek data2 di hape nya. Selain isinya foto2 cowok bertelanjang dada, Disana gue lihat sebuah foto. GILAAAA CAKEP BEUDH OEY cowoknya CEWEKNYA. Trus gue tanya2 deh kabar nih cewek gimana. Si Michael pasang muka2 rada gak enak gitu. Anjrit, gue salah ngomong.
Gue mencoba untuk mengalihkan topik pembicaraan. Gak tau kenapa, tiba2 Michael curhat ke Gue. Yap, disinilah si Michael mengakui ke-GAYan nya ke gue. Keren ya bahasa gue, Ke-GAYan.
Di dalam pembicaraan, gue memberanikan diri berkata. Kok lo mau sih suka sama cowok??? padahal kan lo ganteng. Sory, ganteng itu merupakan pujian saja…tidak bermaksud apa2. Dia jawab, Cowok mana sih yang gak suka ama cewek. cowok itu di ciptakan untuk berselera kepada cewek. Meski gue kayak gini, gue masih suka kok ama cewek. Cuma ada beberapa sebab kenapa gue jadi kayak gini (baca: gay).
Sama seperti Perokok, kenapa sih merokok? merokok itu salah satu hal yang tidak baik untuk menjadi pilihan perokok itu sendiri. Nah begitu juga kaum gay, kenapa sih suka sama cowok? pilihan yang tidak baik juga bukan?. Sebelumnya dari kata2 temen gue, si Michael mengalami gangguan psikologisnya (stress) karena gagal menikah. Menurut dia sendiri beda, dia berkata karena dia kecanduan.

WTF!! KECANDUAN!!

Menjadi gay ternyata karena kecanduan. Michael juga bilang, lu tau kan mad yang namanya Tusbol? Nah, coba deh lo rasain yang namanya Tusbol, pasti rasanya pingin lagi. WTF se WTF WTF nyaaaaaaa!!! Gue tahu kalian membaca postingan ini pasti geli bukan? sama halnya dengan gue. Akibat dari rasa senang dan puas karena ngesex bareng cowok, akhirnya menjadi kecanduan. Itu miris banget. Yap, akhir dari perbincangan gue dengan michael, gue sempat di nasehatin ama dia.
Jika kita Berteman dengan tukang kayu, pasti kita dapat percikannya. Sama seperti di lingkup pergaulan, misalnya kita di pergaulan anak2 narkotika, pasti kita juga kena. Lah, gue sempat mikir. Klo gue punya temen seorang gay, haruskah gue menjadi gay juga??? #DamnFacttapi, itu berhubungan karena temen2 pergaulan si Michael rata2 GAYers semua.
Jadi penyebab dari seseorang menjadi gay itu karena kecanduan tusbol. So, bagi kalian yang cowok mau jadi gay, maka ber-tusbolah anda. Sekali Tusbol, maka Tusbol untuk beberapa kali.
Tulisan mas Madz