Apakah Agan Harry seorang Sugar Daddy?

Di zaman now ini mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi jika kita tidak memiliki pendidikan dan keahlian yang memadai. Hal hasil kita hanya akan bekerja seadaanya dengan penghasilan yang pas – pas’an. Untuk itulah sebagian orang memilih berhutang guna memenuhi kebutuhannya meski pun ia tahu hal tersebut tidak akan mengubah apa pun.

Ketika menginginkan sesuatu pada dasarnya kita membutuhkan uang, nah uang tersebut bisa kita dapatkan dengan bekerja. Namun, apa jadinya jika tidak memiliki pekerjaan namun ingin bergaya kece badai ala artis zimbabwe. Beberapa orang mungkin akan mengambil jalan pintas, misal menjadi Escort, Pijat ++ atau pun pekerjaan yang menghasilkan uang dengan cepat.

Namun, tidak semua orang berfikir sempit merelakan menjual tubuhnya hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada sebagian orang yang memilih jalan lain, akan tetapi mirip – mirip dengan jalan pintas yang diatas. Salah satunya adalah menjalin hubungan dengan sugar daddy. Sugar daddy memang seakan magnet bagi siapa saja yang ingin memiliki kehidupan lebih baik dan hidup ala – ala sosialita. Mereka yang menjalin hubungan dengan sugar daddy biasanya disebut sugar baby.

Pada dasarnya fenomena ini bukanlah sesuatu hal yang baru hanya saja memiliki nama yang lain pada zaman sekarang ini. Jika dalam konteks heteroseksual ( pria&wanita) fenomena ini mungkin sudah lumrah, namun apakah ada sugar daddy dalam dunia gay. Seperti apakah sosok sugar daddy dalam dunia gay, dan dimanakah ia berada , apakah ia anak sebatang kara pergi mencari ibunya ( bukan, itu haci wkwkw).

Pastinya kalian penasarankan bagaimana sosok sugar daddy  dalam kehidupan nyata. Ok, baiklah saya akan jelaskan secara detail fenomena sugar daddy dalam dunia gay.

         A.  Apa Itu Sugar Daddy ? 

Jika kita artikan secara umum maka sugar berarti gula, daddy berarti bapak/ayah. Itu artinya sugar daddy adalah bapak gula wkwkw ( ketahuan deh pasti masuk sekolahnya beli bangku ). Sugar daddyadalah seseorang yang berusia dewasa, mapan dan loyal dalam memberikan apa pun untuk pasangannya, sedangkan seseorang yang menjalin hubungan degan sugar daddy dalam dunia gay disebut Kucing. Agak sedikit berbeda memang dengan sugar daddy dalam heteroseksual dimana mereka yang menjalin hubungan biasa disebut sugar baby.

Ada tiga kata kunci disini yang menjadi indikasi seseorang dapat dikatakan sugar daddy yaitu dewasa, mapan dan loyal. Ketika tiga hal tersebut terpenuhi barulah seseorang dapat dikatakan sugar daddy. Maka itu jangan ngaku sugar daddy kalau baru minta isi pulsa saja bilang gak ada duit ( wkwkkw ). Maka dari itulah tidak semua orang yang sudah berusia diatas 30 bisa dikatan sugar daddy, karena harus memenuhi ketiga hal tersebut. Apabila salah satu saja tidak terpenuhi maka ia belum bisa dikatakan sugar daddy. 

B.  Ciri – ciri Sugar Daddy

1.    Dewasa

Seseorang dapat dikatan sugar daddy apabila ia sudah dikatakan dewasa, dalam hal ini adalah dewasa secara usia. Usia yang dimaksud adalah diatas 30 tahun. Why ? karena faktanya sugar daddy dalam dunia gay berusia diatas 30 tahun, bahkan tak jarang sudah ada yang kepala 5. Apakah jika orang tersebut berusia dibawah 30 tahun dapat dikatan sugar daddy. Ya, bisa saja asalkan dua kriteria yang diatas tadi terpenuhi. Akan tetapi pada umumnya sugar daddy berusia diatas 30 tahun.

2.    Mapan

Mapan yang dimaksud disini adalah soal finansial atau keuangan. Seseorang yang berusia dewasa namun tidak mapan, maka ia belum bisa dikatakan sugar daddy. Mapan dalam hal ini misal ia sudah memiliki perkerjaan / usaha yang menghasilkan uang banyak, memiliki kendaraan yang bagus, dan rumah/apartemen. Seorang sugar daddy memang dituntut untuk mapan, karena maaf jika ia saja ( kekurangan ) bagaimana mungkin bisa memberikan materi pada pasangannya ( kucing ).

3.    Loyal

Apakah dewasa dan mapan saja sudah cukup untuk mengatakan bahwa seseorang tersebut menjadi sugar daddy? Not yet. Ketika seseorang ingin dikatakan sebagai sugar daddy maka ia harus memenuhi semua kataristik tersebut dan yang terakhir adalah loyal. Percuma jika seseorang mapan, namun pelitnya nauzubilah. Loyal menjadi sebuah keharusan terakhir yang dimiliki oleh seorang sugar daddy.

 C.  Siapa yang menjadi sugar daddy

Dalam dunia gay siapa saja bisa menjadi sugar daddy terlepas apakah dia Top or Bot, asalkan memenuhi semua karakteristik tersebut. Namun, dalam dunia gay ada sedikit perbedaan yang mendasar. Sugar daddy dalam dunia gay bisa seseorang yang memiliki role Top/Bot. Perbedaan yang mendasar diantara keduanya adalah terletak pada pasangan mereka ( kucing ). 

Ketika seseorang yang menjadi sugar daddy memiliki role Top, maka pada umumnya mereka akan memilih pasangan bot dan lebih muda atau yang lebih dikenal dengan sebutan brondong. Sedangkan mereka yang memiliki role Bot biasanya akan memiilih pasangan Top, Musle, dan Manly. Terlepas apakah ia masih brondong atau sudah berusia diatas 25 tahun.

 

D.  Apa untungnya menjadi sugar daddy 

Pada umumnya dalam dunia gay seseorang hanya bisa mendapatkan pasangan yang sempurna ( secara fisik ) apabila ia juga memiliki hal yang sama. Misal Andre memiliki badan muscle dan wajah tampan, maka ia bisa memiliki kriteria pacar yang sama seperti dirinya atau pun yang ia inginkan. Secara fisik andre adalah tubuh yang didambakan oleh para kaum gay ( muslce, manly dan tampan ).

Lalu yang kedua adalah jika  tidak memiliki fisik yang sempurna maka harus berkantong tebal. Bagi mereka yang berkantong tebal memang bisa dengan bebas memilih siapa pun yang diinginkan. Apalagi saat ini escort – escort udah bertebaran dengan fisik yang sempurna. Maka tak heran mereka yang berkantong tebal selalu punya power yang luar biasa terhadap pasangannya, meskipun tak sedikit sih yang menjadi bodoh karena cinta.

Lantas, apa hubungannya dengan sugar daddy. Pertama seorang sugar daddy memiliki kemampuan dalam mencari pasangan yang ia inginkan. Karena seperti yang kita ketahui bahwa sugar daddy mapan dan loyal. Makanya jangan heran jika sugar daddy bot pasangannya ganteng dan berbadan muscle ya karena uang. Siapa sih yang gak mau diberikan apa yang kita inginkan, terlepas daripada apakah sugar daddy itu jelek or gendut ya itu masalah belakangan. Karena yang penting gue dapat apa yang diingkan ( bahasa kasarnya begitu).

Tak hayal memang kehadiran sugar daddy dengan kucingnya yang memiliki tampan dan badan muscle selalu membuat iri hati yang lainnya dan memunculkan pertanyaan “ kok mau sih?”. Yaiyalah kan sugar daddy itu kaya, kalau gak kaya juga males kali. Ini seperti mengingatkan kita dengan pepatah “ uang bukanlah segalanya” but uang bisa membeli segalanya termasuk cinta.

 

  
E. Siapa yang tersakiti?

Dalam hubungan antara sugar daddy dan kucing yang penuh dengan cinta – cinta palsu ada kenyataan pahit yang menimpa orang lain. Orang tersebut tak lain dan tak bukan adalah pasangan sah dari sugar daddy tersebut (istri). Mungkin konteksnya beda lagi kalau sugar daddy itu duda atau belum menikah, ya mungkin masih wajar sih akan tetapi jika ia sudah menikah, how?. 

Ketika seseorang menjalin hubungan dengan sugar daddy ia memang terkadang lupa dan menjadi gelap mata akibat silaunya materi. Ia lupa bahwa ada orang lain yang tersakiti akibat dari perbuatannya terlepas daripada apakah istri sahnya tahu atau tidak. Memang sih biasanya hubungan antara sugar daddy dengan kucing sangat tersembunyi dan rahasia. Biasanya pula mereka sudah membuat kesepakatan misal “ kamu jangan wa/tlpn ya kalau aku dirumah atau sblm aku wa kmu dulu”.

Selain itu biasanya chat antara sugar daddy dan kucing selalu dihapus agar tidak ketahuan dan meninggalkan jejak yang bisa saja berujung malapetaka. Itu menjadi sebuah kunci mengapa hubungan seorang sugar daddy dan kucing sulit terbongkar. So, tetap saja seorang kucing telah menjadi perusak rumah tangga orang lain.  

 

Sugar daddy pada dasarnya bukanlah sebuah fenomena baru, akan tetapi kehadirannya selalu menjadi magnet bagi mereka yang ingin menjalin hubungan atas dasar materi. Sugar daddy tak ubahnya ladang untuk mencari uang bagi seorang kucing. Meskipun sebenarnya sugar daddy itu menyadari bahwa pasangannya hanya mencintainya atas dasar materi tapi terkadang ia merasa tidak keberatan. Ya, karena pasangannya juga sempurna memiliki tubuh ok atau pun seperti apa yang ia inginkan.

Sugar daddy dan kucing memang tak ubahnya seperti hukum ekonomi, ada permintaan dan penawaran. Keduanya ada karena saling membutuhkan dan memiliki tujuan yang saling bersinergi. Namun, apakah kita sadar bahwa pada dasarnya sugar daddy tersebut juga memiliki kehidupan lain. Kehidupan yang sesungguhnya bersama anak dan istrinya. Oklah kalau sugar daddy itu belum menikah atau duda, tapi bagaimana jika ia masih berkeluarga.

Materi memang terkadang membuat kita menjadi gelap mata, kita bisa menjadi sangat buas bak macan yang kelaparan. Merebut apa pun dari orang lain termasuk kebahagiannnya untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Memang uang bisa membeli segalanya dan segalanya membutuhkan uang. Tapi bukan berarti kita seperti orang yang tak waras dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Kita terlahir di dunia tanpa apa pun, begitu pun ketika kita kembali kepada-Nya. Memang benar di dunia ini kita membutuhkan uang, tapi haruskah dengan cara seperti itu. Tapi itulah uniknya hidup ya, seseorang selalu memiliki jalan hidupnya masing – masing terlepas apakah pandangan orang lain negatif atau positif. Ia selalu memiliki pandangan dan pembenaran tersendiri atas apa yang ia pilih.

Terakhir saya akan mengutip kata – kata dari politikus india yaitu Mahatma Gandhi  yaitu “ Kesalahan tidak akan menjadi kebenaran walau berulang kali diumumkan, sebaliknya, kebenaran tidak akan menjadi kesalahan walau tak seorang pun mengetahuinya”