Mengenal lebih dekat BDSM (Bondage And Sadomasocism) di dunia gay

Pernahkah kamu menonton video 18++ yang menontonkan adegan – adegan panas. Jika ia dengan siapa kamu nonton dan berapa kali? Apakah 3X sehari layaknya minum obat ( wkwkkw). Dalam video adegan panas kita pasti menyaksikan hubungan badan baik dengan lawan jenis atau pun dengan sesama jenis. Tapi pernahkan kamu melihat video 18++ dengan adegan yang tak biasa seperti diikat, disiksa, bahkan dijemur ( baju kali ah ).

Adegan – adegan yang tidak biasa ini membuat kita berfikir sejenak, mengapa mereka rela disiksa saat berhubungan badan. Jika ditanyakan kepada aktor adegan panas ya tentu jawabannya adalah karena mereka dibayar. Lantas, bagaimana jika adegan tersebut dilakukan oleh orang biasa dan apa alasan mereka melakukan adegan – adegan yang tak biasa tersebut.

Untuk itulah pada artikel kali ini saya akan membahas istilah BDSM. Sebagian dari kita mungkin sudah pernah mendengar istilah tersebut bahkan pernah menonton videonya atau bahkan menjadi aktor dalam memerankannya. Pembahasan BDSM pada artikel ini hanya seputar dunia gay saja ya, saya tidak membahas pada seks heteroseksual ( pria dengan wanita).

 

Pengertian BDSM
BDSM sendiri merupakan singkatan dari Bondage and Discipline, Sadism and Masochism (perbudakan, disiplin, sadis, dan masokis). Jika diartikan secara luas maka BDSM adalah kegiatan seksual yang melibatkan perbudakan, diikat , disika , menyakiti yang dilakukan oleh seorang master terhadap slave.
 
Pelaku Dalam BDSM

Dalam BDSM kita akan mengenal dua aktor yang terlibat dalam hal itu yaitu Master dan Slave. Master Adalah orang yang berperan sebagai majikan untuk menyiksa, menyakiti , mengikat seorang slave. Sedangkan Slave adalah orang yang berperan sebagai budak untuk disiksa, disakiti, diikat oleh seorang master.

Master dan slave ini merupakan hal wajib jika seseorang ingin melakukan BDSM. Nah, dalam dunia gay biasanya yang berperan sebagai master adalah Top, sedangkan yang berperan sebagai slave adalah bot. Maka tak heran terkadang ada tulisan profil Slave bot dan Top Master. 

Adegan Dalam BDSM

Dalam BDSM ada beberapa adegan yang terasa seperti disiksa, diantaranya :

1.    Diikat

Dalam adegan BDSM hal yang sering dilakukan oleh seorang master adalah dengan mengikat slavenya. Baik diikat menggunakan tali atau pun dengan lakban. Bagian yang biasa diikat adalah kaki, tangan dan mulut. Hal yang lebih esktrim jika kita menonton video BDSM adalah ada yang diikat secara digantung menggunakan rantai.

 

 

2.    Disiksa

Adegan BDSM yang kedua adalah disiksa. Jenis siksaannya pun beragam mulai dari dicambuk, ditendang, dipukul, hingga putingnya dijepit. Semakin hebat siksaanya hal tersebut akan memberikan sensasi tersendiri baik bagi Master dan Slave. Salah satu adegan terekstrim dalam BDSM yaitu dicambuk hingga merah, bahkan terkadang maaf lubang anus slave dimasukin benda – benda yang tak wajar.

 

 

3.    Diperbudak

Adegan BDSM yang ketiga adalah diperbudak, dalam hal ini adalah seorang slave. Seorang master akan dengan senang hati memperbudak slavenya, ya karena perannya layaknya seorang majikan. Master bisa saja menyuruh salve menjilat kakinya, sepatunya bahkan memasukun benda – benda tak wajar ke dalam mulut seorang slave.

Itu adalah beberapa adegan dalam BDSM, meskipun masih ada lagi saya pikir ketiga itu sudah menjadi gambaran umum tentang BDSM. Lantas, pastinya kamu penasarakan mengapa seseorang senang melakukan BDSM dan apa yang membuat mereka melakukan hal tersebut. 

 

 

 

Mengapa Seseorang Melakukan BDSM

Sebelum membahas lebih jauh mengapa seseorang melakukan BDSM, pertama – pertama saya akan menceritakan pengalaman saya menyaksikan BDSM secara langsung ( bukan video) ya langsung di depan mata. Jangan berfikir negatif dulu, apa yang saya lihat semata – mata adalah untuk menemukan jawaban konkrit dari pelaku BDSM itu sendiri.

Meskipun BDSM yang saya lht tidak terlalu esktrim seperti video pada umunya, namun tetap saja hal tersebut membuat saya berfikir dan bertanya kenapa ada orang rela disiksa, apakah itu memberikan sensasi tersendiri. Ternyata jawabannya adalah ia. Baik pengakuan master atau slave kedua – duanya sama – sama menikmati adegan dalam BDSM.

Ketika saya tanya apakah saat dipukuli dan diikat tidak merasaka sakit, ia bilang ya sakit tapi itu nikmat, karena memberikan sensasi tersendiri, begitu pula dengan master.

Hal ini terjadi ya karena kedua – duanya suka sama suka. Slave suka disiksa, dan master suka menyiksa. Jadi tidak ada yang merasa dirugikan diantara kedua. Tidak ada rasa kesakitan atau marah diantara master dan slave saat sudah selesai. Semua kembali berjalan normal.

Apa Efek BDSM

Saya tidak tahu apakah ada efek tersendiri terhadap palaku baik master dan slave secara medis. Namun, jika yang ditanya efek saat berhubungan maka jawabanya seperti memberikan sensasi tersendiri. Sama halnya seperti orang yang berhubungan di dalam mobil dan hotel pasti memiliki perbedaan dan sensasi tersendiri. Hal itu jugalah yang berlaku dalam BDSM.

 

So….

Ada yang berkata BDSM merupakan menyimpangan seks, ada pula yang berkata hal tersebut merupakan alternatif atau varian dalam berhubungan badan. Entah mana yang benar atau salah, pada dasarnya BDSM ada karena pelaku master dan slave sama – sama membutukan dan suka. Itu adalah poin utamanya, seorang master senang jika menyiksa seorang slave seperti layaknya budak, begitu pun sebaliknya.

Kita yang melihat mungkin merasa aneh dan kasian melihat orang disiksa, tapi tahukah kamu bahwa mereka begitu menikmatinya. Ya mungkin ini balik lagi kepada individu masing – masing ya dalam menemukan variasi saat berhubungan.